BUDAK POLITIK DAN SYAHWAT JABATAN

0
61


Oleh : Dharma Setyawan

Apa kabarmu wahai aktivis?

Masih ingatkah masa kita teriak di jalanan

Teriakan itu masih terdengar jelas

Yang katamu teriakan itu untuk mewakili rakyat kecil

Yang menurutmu itu wujud pengorbanan

Kita berteriak dan sesekali bernyanyi

Apa kabarmu wahai aktivis?

Dulu Reformasi penuh dengan harapan gemilang

Tapi demokrasi malah semakin keblabasan

Memang begitulah watak kekuasaan

“Power tens to corrupt” Kau kutip pendapat Lord Acton

Berharap politik menemukan fatsoen kebenaran

Apa kabarmu wahai aktivis?

Sudah lama kau lawan pemimpin Tiran

Wujud sosialmu menggurita di jalanan

Sepertinya baru kemaren sumpah mahasiswa itu menggema

Orasimu telah membungkam syahwat jabatan mereka

Kau ingin mereka lebih peka dengan rakyat jelata

Apa kabar wahai aktivis?

Sekarang Aku mendengar kau telah berubah

Kau ikuti jalan orang yang pemimpin yang dulu kau caci

Kenapa kau jadi anatomi budak politik

Bahkan syahwat jabatanmu lebih buas dari mereka

Semoga Tuhan menerangi jelanmu untuk kembali

Lampung, 16 Februari 2011

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here